$$$ Kerja Dari Rumah $$$

$$$ Kerja Dari Rumah $$$
Potensi Income Rp. 402.540.000,- berulang-ulang...
Barang Tambang apa yang Anda Cari :

Wednesday, December 5, 2012

Seng

Aneka Barang Tambang

Seng



Aneka Barang Tambang Seng. Seng adalah logam yang putih kebiruan, mudah ditempa, melebur pada 410oC dan mendidih pada 906oC. Logamnya yang murni, melarut lambat sekali dalam asam dan dalam alkali. Adanya zat-zat pencemar atau kontak dengan platinum atau tembaga yang dihasilkan oleh penambahan beberapa tetes larutan garam dari logam-logam ini mempercepat reaksi (Svehla, 1990).

Seng digunakan terutama sebagai pelapis besi untuk mencegah terjadinya korosi. Pelapisan logam dengan logam pelapis seng memiliki beberapa keuntungan yaitu murah, cukup tersedia di alam dan relatif tahan lama (AGI dalam Komariyah, 2008). Pelapisan demikian ini dikenal sebagai proses galvanisasi yang berdasarkan pada sifat elektrokimia proses yang bersangkutan. Keuntungan pelapisan ini yaitu meskipun lapisan seng telah terkoyak hingga besi tampak kelihatan dari luar, logam seng akan teroksidasi lebih dulu. Hal ini terjadi karena nilai potensial reduksi seng lebih negatif daripada besi.

Persamaan reaksinya adalah

Anoda :   Zn (s) Zn2+ (aq) + 2e Eo = -0,76 V
Katoda : Fe2+ (aq) + 2e Fe (s) Eo = -0,44 V

Pada dasarnya logam seng terutama pada Zn murni tidak berbahaya. Namun jika membentuk senyawa seperti Zn arsenat dan Zn sianida kemungkinan akan sangat berbahaya. Menurut Peraturan Daerah Propinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2004, untuk dapat dibuang ke lingkungan jumlah kadar maksimum logam seng pada limbah industri pelapisan logam adalah 1 mg/L.

Seng (dalam bahasa Belanda: zink), atau timah sari adalah unsur kimia dengan lambang kimia Zn, bernomor atom 30, dan massa atom relatif 65,39. Ia merupakan unsur pertama golongan 12 pada tabel periodik. Beberapa aspek kimiawi seng mirip dengan magnesium. Hal ini dikarenakan ion kedua unsur ini berukuran hampir sama. Selain itu, keduanya juga memiliki keadaan oksidasi +2. Seng merupakan unsur paling melimpah ke-24 di kerak bumi dan memiliki lima isotop stabil. Bijih seng yang paling banyak ditambang adalah sfalerit (seng sulfida).

Kuningan, yang merupakan aloi tembaga dan seng, telah lama digunakan paling tidak sejak abad ke-10 SM. Logam seng tak murni mulai diproduksi secara besar-besaran pada abad ke-13 di India, manakala logam ini masih belum di kenal oleh bangsa Eropa sampai dengan akhir abad ke-16. Para alkimiawan membakar seng untuk menghasilkan apa yang mereka sebut sebagai "salju putih" ataupun "wol filsuf". Kimiawan Jerman Andreas Sigismund Marggraf umumnya dianggap sebagai penemu logam seng murni pada tahun 1746. Karya Luigi Galvani dan Alessandro Volta berhasil menyingkap sifat-sifat elektrokimia seng pada tahun 1800. Pelapisan seng pada baja untuk mencegah perkaratan merupakan aplikasi utama seng. Aplikasi-aplikasi lainnya meliputi penggunaannya pada baterai dan aloi. Terdapat berbagai jenis senyawa seng yang dapat ditemukan, seperti seng karbonat dan seng glukonat (suplemen makanan), seng klorida (pada deodoran), seng pirition (pada sampo anti ketombe), seng sulfida (pada cat berpendar), dan seng metil ataupun seng dietil di laboratorium organik.

Seng merupakan zat mineral esensial yang sangat penting bagi tubuh. Terdapat sekitar dua milyar orang di negara-negara berkembang yang kekurangan asupan seng. Defisiensi ini juga dapat menyebabkan banyak penyakit. Pada anak-anak, defisiensi ini menyebabkan gangguan pertumbuhan, memengaruhi pematangan seksual, mudah terkena infeksi, diare, dan setiap tahunnya menyebabkan kematian sekitar 800.000 anak-anak di seluruh dunia. Konsumsi seng yang berlebihan dapat menyebabkan ataksia, lemah lesu, dan defisiensi tembaga.



Dalam bahasa sehari-hari, seng juga dimaksudkan sebagai pelat seng yang digunakan sebagai bahan bangunan. Banyak digunakan untuk bahan atap seng.